Selasa, 07 Mei 2013

Our Daily Homey Food


Dari lidah turun ke hati. berbekal peralatan masak seadanya dan kemampuan masak ala kadarnya jadilah masakan sederhana tapi penuh cinta --halaah untuk bisa lebih disayang suami.
Menu nya sederhana, alhamdulillah suami lahap makannya n jadi cepet pulang.






Bento si Ayah (2)

kali ini bekal si Ayah sudah berubah, menunya bukan lagi nasi dan sayur n lauk lengkap.
berhubung biar perutnya ga semakin ndut, sekarang si bento nya dari roti :D
selain itu juga biar bikinnya makin cepet ga pake ribet.

rotinya biasanya diisi pake pisang coklat, telur rebus+timun+tomat+saos, atau isi sosis...






Bento si Ayah (1)

makanan bekal -read- bento si ayah. dari yang cuma sekedar melakukan karena kewajiban dan kasih sayang menjadi melakukan karena senang dan cinta --halah . sebenernya bikin hal lucu-lucu gini biar makin semangat bikinin bekal buat suaminya, jadi semacam morning spirit biar ga ngantuk :D
berharap ini jadi pemicu semangat buat my hero. masih amatir dan suka berantakan karena selalu buru2 mbuatnya -ayah berangkatnya pagi banget jam 05.30 musti uda siap- tapi paling tidak, untuk si ayah, ini sudah sangat luar biasa.. ^^











Minggu, 05 Mei 2013

Playing With Baby Arul

Arul around last week said to us "Lets play with me aunty n uncle". and yeaa we have a wonderful weekend




hehehe,.. udah pantes yaa kita jadi bunda n ayah :)

Sangatlah wajar, manusia senantiasa menyenangi hal-hal yang indah di dunia ini. Karena sudah menjadi tabiat yang ditanamkan Allah SWT kepada manusia bahwa manusia akan cenderung mencintai harta, anak-anak, dan suami/istri mereka. Allah berfirman dalam Surat Al Imran 14, yang artinya,

"Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. Inilah kesenangan hidup di dunia; di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga)." (QS. Al Imran (3): 14)

Pernikahan kami sudah hampir 1 tahun, insyaAllah genap tanggal 30 bulan depan.
Alhamdulillah, diberi suami yang banyak memberi nasihat mengenai Islam, kehidupan dan mendukung apa yang saya lakukan. Alhamdulillah, saya dan suami masih diberi waktu untuk saling mengenal. Alhamdulillah, saya dan suami masih tergolong muda untuk memiliki anak, dikasih cepat Alhamdulillah (InsyAllah). Alhamdulillah, masih dimiliki orang tua dan mertua yang lengkap. Alhamdulillah, diberi rezeki yang cukup. 
Maka nikmat Tuhanmu yg manakah yg kamu dustakan? (QS. Ar Rahman (55): 13).

Alhamdulillah... Alhamdulillah... Alhamdulillah...
How Grateful We Are
Yakinlah bahwa Allah telah memilihkan yang terbaik untuk kita.